Oct 08, 2015 - 01:27
pb1
post image

Review Film Black Mass, Waktunya Johnny Depp Keluar Dari Limbo


Johnny Depp di era 2000-an adalah sebuah ironi. Pada awal dekade ini dia membawa akting eksentrik dan slengean (ala Keith Richard) ke level tinggi lewat karakter Kapten Jack Sparrow. Namun saking terlalu jauh, aktor kelahiran 1963 ini malah terjebak di dalam ke-eksentrikannya sendiri. Mulai dari Willy Wonka hingga Sweeney Todd. Dari Mad Hatter (Alice in Wonderland), hingga Barnabas Collins (Dark Shadows). Zona amannya bersama sutradara Tim Burton dan Gore Verbinski mulai goyah. Penonton mulai jenuh dengan Depp yang seolah hanya berakting menjadi dirinya sendiri. Apalagi setelah aktor seperti Robert Downey Jr, yg ikut-ikutan menjadi eksentrik dan nyeleneh dalam hampir setiap perannya (puncaknya di Iron Man 2). Memang diantara periode tadi suami aktris Amber Heard ini pernah mencoba peran yang berbeda seperti dalam “Public Enemy” dan “Transcendence”. Namun keduanya terlalu underrated untuk diapresiasi. Puncaknya adalah kerjasamanya (lagi) dengan Verbinski dalam “Lone Ranger”, dimana Depp kembali berperan jadi Jack Sparrow versi Indian. Masih adakah momentum bagi Depp untuk keluar dari limbo?

“Black Mass” adalah film bergenre drama/thriller/kriminal yang disutradarai oleh Scott Cooper. Satu-satunya film dari sutradara ini yang pernah saya tonton sebelumnya adalah drama tentang musisi country “Crazy Heart” yang cukup bagus. Film yang didistribusikan oleh WB Studio ini bertutur dari kisah nyata tentang kriminal Irlandia-Amerika James “Whitey” Bulger (Johnny Depp) yang melanglang-buana di dunia kejahatan Boston tahun 70-80an. Inti ceritanya adalah tentang kesetiaan, nepotisme, penghianatan, dan dilema yang melibatkan Willy Burger, adik dari Whitey (diperankan oleh Benedict Cumberbatch) serta John Connoly (Joel Edgerton) si agen FBI yang sejak kecil merasa punya utang budi dengan Whitey karena sama2 tumbuh besar di jalanan. Willy sendiri adalah seorang politikus yang sedang meniti karier. Dalam perjalanan cerita, dunia kriminal dan hukum (serta politik) akan membentuk kolaborasi haram nan menjanjikan. Kerjasama Whitey dan Agen John memang sempat sukses menyingkirkan gangster besar Italia di Boston (yang sekaligus menjadi “saingan alami” gangster Irlandia). Namun pada akhirnya mutualisme terlarang ini berkembang terlalu jauh dan dalam sehingga menyeret satu per satu dari mereka dan orang-orang sekitarnya menuju konsekuensi yang pedih dan berdarah.

Tidak ada hal yang baru dari sisi tema cerita dari film berbujet US$ 53 juta ini. Setting tentang dunia kriminal Pesisir Timur Amerika sudah sering diangkat oleh sineas Hollywood. Yang paling terkenal tentu saja adaptasi sukses Martin Scorsese “The Departed”. Dalam beberapa titik juga terlihat gaya penuturan ala Scorsese film ini. Bahkan wajah Johnny Depp (entah sengaja atau tidak) terlihat mirip aktor Ray Liotta. Bedanya, sang sutradara tidak ikut-ikutan fetish dengan kekerasan. Walaupun tidak berarti film ini bebas adegan berdarah. Tempo film juga lebih pelan, lurus dan linier maju. Namun pendekatan konservatif tadi tidak membuat film berjalan membosankan. Justru dengan suasana dan dialog-dialog yang tepat, film berdurasi 2 jam ini cukup bisa membuat tegang dan mencekam hingga klimaks.

Kekuatan terbesar film ini adalah pada pemilihan pemeran dan akting mereka. Hampir semua pemeran film ini adalah aktor-aktor kawakan hollywood kelas A. Akting Benedict Ketimun memang tidak terlalu menonjol. Namun itu memang karena naskah. Dalam slot adegan yang terbatas, aktor Inggris ini tetap bisa menampilkan sosok politikus yang terkurung dilema antara karier dan hubungan darah. Joel Edgerton menampilkan akting yang prima dan mumpuni sebagai penegak hukum narsis yang walaupun terlihat mantap, namun terkadang goyah dan grogi. Secara khusus, walaupun tidak luar biasa, Johnny Depp perlahan bisa keluar dari kutukan typecast yang sudah dibahas di paragraf awal. Dia tetap cool. Dia tetap tangguh. Namun kali ini Depp tidak lupa menampilkan sisi nelangsa yang lebih intens. Perhatikan tatapan nanar seorang Whitey sepanjang film, yang menunjukkan bahwa di dalam kepala karakter ini ada pertarungan moral tentang bagaimana batasan untuk bertindak tanpa ragu atau tetap mengedepankan logika.

Aktor-Aktris pendukung lain juga beken dan dalam top performance, seperti Kevin Bacon, Dakota Johnson, hingga Juno Temple yang walau dapat peran minor tapi penting bagi penggambaran karakter si tokoh utama. Bahkan saya sempat pangling dengan seorang Peter Sarsgaard karena dia terlihat sangat pecundang di sini. Jangan lupa juga ada aktor Corey Stoll yang baru-baru saja nongkrong di film superhero “Ant-Man” Dari sisi teknikal, sinematografi dan tata suara tidak terlalu masalah. Cuma memang agak aneh kalo film setting 70-80an tapi hampir sama sekali tidak menggunakan lagu2 zaman itu sebagai latar penguat. Junkie XL, komposer yang sedang naik daun, cukup sukses dalam membuat musik latar yang pas dan dramatik. Namun sayangnya di beberapa adegan saya rasa musiknya terlalu kekinian dan generik ala film Jason Bourne.

Akhir kata, Black Mass adalah sebuah karya yang solid dari Scott Cooper sekaligus sebagai pembuktian kembali spektrum akting seorang Johnny Depp. Tidak ada yang menghentak, namun tetap harus diapresiasi tinggi. Bagi penonton yang mengharapkan film aksi kriminal dar-der-dor dan tabrak sana-sini, film ini kurang tepat untuk anda. Black Mass adalah murni pameran akting, naskah, dan tempo penyutradaraan.

Bagaimana? apakah kamu menyukai dengan tulisan artikel Burhan Sancaka?
Jika kamu menyukainya, silakan tulis pendapatmu di kolom komentar ya gengs 😊

atau untuk menulis komentar
Sukai Medialova

Apa Reaksimu?

{{ postReactions[reaction] }}
{{ reaction }}
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dan sopan. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.
Silahkan tulis komentar Anda sesuai dengan topik halaman berita ini. Komentar yang berisi SPAM! tidak akan ditampilkan sebelum disetujui oleh team kami. (berkomentarlah dengan baik dan sopan)
Jika Anda merasa bahwa Artikel ini bermanfaat, Anda bisa membagikannya ke teman, sahabat, pacar, keluarga ke Facebook, Twitter, WhatsApp, Pinterest & LinkedIn.
Ini adalah artikel dari komunitas Medialova dan telah disunting sesuai standar penulisan kami. Andapun bisa membuatnya disini.
Penayang artikel dari pengguna Medialova yang diposting di halaman M-story yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.
Seluruh isi konten adalah sepenuhnya hak milik Medialova, jika mengambil isi konten dari Medialova, harap mencantumkan sumber konten link website Medialova. Seluruh isi konten Medialova, mengandung hak cipta yang diterbitkan oleh para penulis (kontributor) medialova.com.

DISCLAIMER

m e d i a l o va
medialovestory
logo medialova
MODERATOR: Vioza, Agez, Feronica
TEAM EDITOR: Bian, Ayoe, Roys
MediaLova
Rilis 25/07/2020 - v.1.0.8
Iklan
Netflix
Kerjasama

medialova.com[at]gmail.com
Netflix
Author
Burhan Sancaka Penulis Terverifikasi Konten Redaksi Medialova
Burhan Sancaka adalah content writer, editor, dan Memiliki minat besar pada dunia teknologi & sains, social media, dan blogging.
Iklan
Berita
5 Drama Korea Yang Bakal Bikin Kamu Makin Betah Di Rumah
5 Drama Korea Yang Bakal Bikin Kamu Makin Betah Di Rumah.
Berita
Denis Villeneuve Akan Segera Melakukan Syuting Tambahan Untuk Film Dune
Denis Villeneuve Segera Melakukan Syuting Tambahan Untuk Film Dune
Berita
Semakin Banyaknya Misteri Dalam Film The Head
Semakin Banyaknya Misteri Dalam Film The Head
Berita
10 Drama Korea Sedih Dijamin Baper
10 drama korea sedih terlaris dijamin bikin kamu baper.
atau untuk menulis komentar

ATURAN KOMENTAR

MOHON UNTUK SELALU MENGGUNAKAN ALAMAT EMAIL YANG VALID ( AKTIF ) AGAR KAMI DAPAT MEMBALAS KOMENTAR SOBAT.

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dan sopan. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

rb1
rb1
Room

rb2
rb2
Premium

SPONSOR
BERITA ACAK
Thor BTS Story Yang Mungkin Kalian Belum Ketahui
Thor BTS Story Yang Mungkin Kalian Belum Ketahui....
Jo Byeong Gyu Dan Kim Sejeong Bergabung Dengan Drama Adaptasi Webtoon, Extraordinary Rumor
Jo Byeong Gyu Dan Kim Sejeong Bergabung Dengan Drama Adaptasi Webtoon, Extraordi...
Melting Me Softly, Drakor Baru Ji Chang Wook dan Won Jin Ah
...
CPC Tinggi Dengan Blog Bule Berbahasa Inggris, Bagaimana Cara Membuatnya?
Bagaimana cara membuat blog bule dengan Bahasa inggris atau blog internasional a...
PENULIS
Admin
memiliki 9 artikel
Bian
memiliki 39 artikel
Arum
memiliki 21 artikel
Erwin
memiliki 17 artikel
Zefta
memiliki 16 artikel
Pluto
memiliki 20 artikel
Bangbang
memiliki 12 artikel
Wulan
memiliki 10 artikel
Irta
memiliki 16 artikel
Nadia
memiliki 10 artikel
Kirana
memiliki 6 artikel
Bimo
memiliki 14 artikel
Lutfie
memiliki 13 artikel
Burhan
memiliki 14 artikel
MasGun
memiliki 10 artikel
Fendy
memiliki 20 artikel
Satrio
memiliki 14 artikel
Sukma
memiliki 7 artikel
Sela
memiliki 9 artikel
Medialova
memiliki 13 artikel
Farida
memiliki 13 artikel
MediaNews
memiliki 15 artikel
Annisa
memiliki 9 artikel
Indah
memiliki 12 artikel
Intermezzo
memiliki 11 artikel
AndreSugara
memiliki 3 artikel
Feronica
memiliki 6 artikel
Ayoe
memiliki 6 artikel
Iqbal
memiliki 10 artikel
Malihah
memiliki 5 artikel
Drakor
memiliki 182 artikel
Fuad
memiliki 6 artikel
Alizen
memiliki 22 artikel
Syamsul
memiliki 9 artikel
Fauzi
memiliki 10 artikel
Oman
memiliki 8 artikel
Bayu
memiliki 7 artikel
Fauzan
memiliki 20 artikel
IqbalFauzi
memiliki 18 artikel
Tiara
memiliki 16 artikel
Fitria
memiliki 11 artikel
Staff
memiliki 8 artikel
Gabrielle
memiliki 8 artikel
Roby
memiliki 4 artikel
BeritaPolri
memiliki 9 artikel
Panestika
memiliki 3 artikel
Anggi
memiliki 7 artikel
Maulida
memiliki 121 artikel
Saktiprayoga
memiliki 209 artikel
Janeta
memiliki 8 artikel
Fanisari07
memiliki 32 artikel
Nabila
memiliki 21 artikel
Yudi1998
memiliki 51 artikel
HengkiSEO
memiliki 19 artikel
Destria
memiliki 4 artikel
wi
Widaulfatum
memiliki 3 artikel
Anisaa
memiliki 44 artikel
rb2 rb3