Jul 07, 2020 - 06:34
pb1
post image

Menjadi Benalu Kisah Asmara Sahabatku

Pertama kali aku mengenal Evan, aku langsung jatuh hati padanya. 

Ia memang tak seperti yang aku bayangkan pada awalnya, tak seperti seorang pangeran dari negeri antah berantah yang tiba-tiba menemukan sang putri.

Tidak. Dia hanyalah dia, dan karena dia yang seperti itu, yang sederhana dan apa adanya, aku menyayanginya.

Di tahun pertama, aku makin mengenalnya, aku akhirnya menjadi teman dekatnya. Dan terungkap sebuah rahasia besar. Ternyata salah satu sahabatku, Rena, sama-sama menyukainya.

Lantas apa yang aku perbuat? Aku diam menunggu, terpojokkan dan mencoba menjadi seorang narator yang membuat cerita drama, dengan Rena dan Evan sebagai pemeran utamanya.

Aku mencoba menciptakan ceritaku sendiri, menyutradarainya dengan imajinasiku sendiri. Aku tidak sedih ataupun bahagia.

Memang, perasaanku pada Evan hanya samar. 

Karena itu, selama tahun berikutnya aku menganggapnya sebatas teman. Sedangkan hubungan mereka semakin erat. 

Aku tidak cemburu ataupun marah kepada sahabatku.

Memang, aku telah mengetahui cerita sebenarnya yang terjadi, mengapa Rena juga menyayanginya.

Sebelum aku hadir di kehidupannya, ternyata dia sudah lebih dulu mengenal Rena. Dan sekarang, mereka belum terikat suatu hubungan apapun. 
Dia berbeda agama dengan Rena, begitu juga denganku.

Apapun yang terjadi, Rena tak bisa melanjutkan hubungannya lagi dengannya. Saat itulah baru aku ikut bersedih. 

Karena aku juga bisa merasakan kesedihan sahabatku itu, sekaligus kesedihanku sendiri yang bercampur menjadi satu

Setahun kemudian, kami sama-sama melupakan perasaan masing-masing, dan kami akhirnya menemukan kebahagiaan sendiri-sendiri.

Aku pun menyayangi orang lain. Evan, meskipun telah memiliki yang lain, tapi aku tahu bahwa hatinya masih untuk Rena. 

Sedangkan Rena sendiri meskipun telah kembali menampakkan senyumnya, tetapi ternyata dia belum juga bisa bangun dari semua mimpi-mimpinya dengan Evan. 

Aku merenungkan diriku sendiri, apa benar aku menyayangi orang lain itu?

Setelah berbulan-bulan aku mencari jawaban, ternyata selama ini, hanya Evanlah, laki-laki yang telah menjadi teman dekatku dan orang yang disayangi sahabatku, yang benar-benar aku sayangi. 

Aku bingung, dan sampai sekarang tak pernah ada yang tahu perasaanku yang sebenarnya kepadanya. Semua orang mengira hubunganku dengannya hanya sebatas teman dekat. 

Lagi pula, aku sadar. Jika saja ada orang yang mengetahui perasaanku ini, aku akan merasa sangat bersalah dan hancur. 

Aku pasti akan disalahkan, dan aku akan kehilangan Rena. 

Tak ada yang tahu. Semua hanya aku pendam sendiri.

Merasakan kepedihan karena terjebak suatu cerita yang bahkan aku tak sempat menyangkanya. 

Bagaimanapun, Renalah yang lebih dulu menyayanginya. Dan begitu juga sebaliknya. 
 
Tahun ini, menjadi tahun yang paling membingungkan sepanjang hidupku. Aku kembali melihat ada sorot hangat yang dipancarkan oleh Evan untukku. 

Aku selalu melewatkan waktu dengannya. Bersamanya aku tenang dan bisa tertawa. Dialah yang menjadi lentera dalam hidupku. Dia sendiri juga terlihat bahagia jika berada di dekatku. 

Entah bagaimana perasaannya yang sesungguhnya terhadapku. Bisa jadi dia menganggapku sebatas teman dekat juga, atau mungkin lebih. 

Tapi aku takut. Ternyata dia juga memberikan sorot hangatnya itu bukan untukku saja. 

Rena kini terlihat lebih ceria dari biasanya, karena Evan juga memberikan sorot hangat itu untuknya.

Dalam semua kisahnya, Rena bercerita bahwa sepertinya Evan mencoba mengembalikkan kenangan indah mereka di tahun pertama. Bahwa sepertinya bunga mereka mekar kembali.

Aku menangis. Aku bingung. Aku sedih. Aku kembali dihadapkan pada cerita pahit itu. Aku kembali diharuskan untuk menunggu. Aku tak ingin menyakiti siapapun.

Hingga akhirnya, aku memantapkan hatiku bahwa aku memang benar-benar menyayangi Evan.

Detik-detik terakhir menjelang kelulusan, aku memberanikan diri untuk menyampaikan perasaanku padanya. Hanya kami berdua yang tahu. 

Wajahnya terlihat sedih saat aku mengatakan semuanya. Aku terisak dan dia mendekapku. Perasaanku waktu itu campur aduk. Lega karena bebanku telah terangkat.

Senang, karena meskipun sedikit dan samar dia mengatakan bahwa sebenarnya dia juga merasakan perasaan yang lain selain sayang sebagai teman terhadapku. 

Sedih, karena aku tak akan bisa bersamanya. Takut, karena bila sahabatku tahu tentang ini, aku akan kehilangan dia.

Jantungku tersentak. Ketika dari balik bahu Evan, aku lihat Rena menangis melihat kami berdua. Segera aku lepaskan tangan-tangan yang merengkuhku.

Sambil terus terisak, aku tegaskan bahwa meskipun aku menyayanginya dan sepertinya dia juga menyayangiku, tetapi aku tak bisa dengannya. 

Aku terlalu menjunjung tinggi persahabatanku. Aku berlari menjauh, berbalik mengejar sahabatku yang terlanjur terluka karenaku.

Saat aku temukan, Rena sedang menangis. AKu coba untuk memanggil namanya. Tiba-tiba satu tamparan keras menghantam pipiku. Masih dengan sisa-sisa air mata, aku menatapnya penuh rasa sesal dan bersalah. 

Ini semua terlanjur terjadi. Siapa yang tahu jika jadinya seperti ini. Siapa yang tahu bahwa akhirnya aku juga menyayangi orang yang juga disayangi sahabatku. Siapa yang tahu?

Kini, aku tak pernah lagi bertemu dengan kedua orang itu. Evan dan Rena. Aku terlalu malu untuk sekadar menatap mata mereka. Dan sampai saat ini juga, hatiku masih terasa sakit saat aku ingat cerita drama itu berakhir tak bahagia.

Air mataku menetes lagi, di depan sekolah kami, yang menjadi saksi bisu semua kenangan kami.(Inspirasi cerita by Diska Hanifa)

Suka dengan artikel ini ? Tulis pendapatmu di kolom komentar ya :)

Sukai Medialova

Apa Reaksimu?

{{ postReactions[reaction] }}
{{ reaction }}
atau untuk menulis komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.*
Silahkan tulis komentar Anda sesuai dengan topik halaman berita ini. Komentar yang berisi SPAM! tidak akan ditampilkan sebelum disetujui oleh team kami. (berkomentarlah dengan baik dan sopan)
Jika Anda merasa bahwa Artikel ini bermanfaat, Anda bisa membagikannya ke keluarga, sahabat, teman, pacar atau bisa juga kalian share ke Facebook, Twitter, WhatsApp, Pinterest & LinkedIn.
Ini adalah artikel dari komunitas Medialova dan telah disunting sesuai standar penulisan kami. Andapun bisa membuatnya disini.
Penayang artikel dari pengguna Medialova yang diposting di halaman M-story yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.
Seluruh isi konten adalah sepenuhnya hak milik Medialova, jika mengambil isi konten dari Medialova, harap mencantumkan sumber konten link website Medialova. Seluruh isi konten Medialova, mengandung hak cipta yang diterbitkan oleh para penulis (kontributor) medialova.com.

DISCLAIMER

MODERATOR: Vioza, Agez, Feronica
TEAM EDITOR: Bian, Ayoe, Roys
MediaLova
Rilis 25/07/2020 - v.1.0.8
Iklan
Kerjasama

medialova.com[at]gmail.com
Author
Nadia Penulis Terverifikasi Konten Redaksi Medialova
Iklan
Berita
Yuk, Kenali Tanda Hubungan Toxic Relationship Seperti Apa!
Hai genk, Yuk Kenali Tanda Hubungan Toxic Relationship!
Berita
Pacaran Dengan Orang Yang Belum Dewasa
Kenali 5 Tanda Anda Sedang Berpacaran dengan Orang yang Belum Dewasa.
Berita
Tanda-Tanda Orang Merindukan Kita Biar Makin Peka
Tanda-Tanda Orang Merindukan Kita Biar Makin Peka.
Berita
Hadiah Ulang Tahun Untuk Istri Tercinta
Hadiah Ulang Tahun Untuk Istri Tercinta.
atau untuk menulis komentar

ATURAN KOMENTAR

MOHON UNTUK SELALU MENGGUNAKAN ALAMAT EMAIL YANG VALID ( AKTIF ) AGAR KAMI DAPAT MEMBALAS KOMENTAR SOBAT.

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.*

rb1
LiveChat

Sponsor
Sponsor
Sponsor
Iklan
Iklan

SPONSOR
BERITA ACAK
Pahami Soal Anak Sastra Yang Bisa Bikin Hubungan Romantis dan Puitis
Anak Sastra isa Bikin Hubungan Romantis dan Puitis....
Ini Dia 7 Kalimat Yang Bisa Menghancurkan Dirimu Sendiri
Ucapan yang kita keluarkan dalam kehidupan kita sehari-hari akan berpengaruh unt...
Menjadi Renta Hanya Bersamamu - Cerpen
Menjadi Renta Hanya Bersamamu - Medialova...
Elizabeth Banks Siap Berperan Difilm The Magic School Bus Sebagai Ms. Frizzle Di Film (Live-Action)
Elizabeth Banks Siap Berperan Difilm The Magic School Bus Sebagai Ms. Frizzle Di...
rb2 rb3