Jun 16, 2020 - 16:22
pb1
post image

Duta FFI 2020


Komite Festival Film Indonesia (FFI) menunjuk tiga orang publik figur sebagai duta FFI 2020

Sejak pertama kali diselenggarakan pada 1955, FFI digagas sebagai barometer perkembangan kualitas perfilman Indonesia. Melalui berbagai penghargaan yang diberikan, publik dan kalangan perfilman sendiri bisa membaca pencapaian terbaik yang dihasilkan pekerja film tanah air selama setahun terakhir.

FFI tetap hadir di tahun 2020.

Memasuki tahun ke-40 penyelenggaraan, tantangannya tahun ini adalah menyelenggarakan rangkaian kegiatan di tengah situasi pandemi. Tahun ini sudah dipersiapkan berbagai rangkaian kegiatan yang ditandai dengan peluncuran di hari Minggu (14/6) dalam acara bertajuk “Satu Hari Satu Hal Baik Film Indonesia”.

Ketua Komite FFI 2020

Meski dalam keadaan yang tidak biasanya, Komite Festival Film Indonesia yang dipimpin oleh Lukman Sardi berkomitmen agar apresiasi tertinggi terhadap insan perfilman dijalankan.

“Sangat penting tetap mengadakan Festival Film Indonesia (FFI) karena justru pada saat seperti ini kita tidak boleh berhenti berkarya,” jelas Lukman Sardi selaku Ketua Komite Festival Film Indonesia 2020.

“FFI menjadi semangat, kekuatan agar terus bergerak dalam situasi apapun. FFI penting bukan hanya untuk pembuatnya, tapi semua orang Indonesia.”

Didorong oleh keadaan yang tidak ideal, Lukman menambahkan bahwa wajah FFI tahun ini disesuaikan dengan situasi sekarang.

“Wajah FFI tahun ini banyak bicara tentang empat pilar: rendah hati, berkarya, kolaborasi, inklusif. Empat pilar tersebut akan selalu menjadi pegangan dan juga titik tolak bagi kita semua bergerak melaksanakan program-program utama maupun tambahan FFI 2020“


#SatuHariSatuHalBaikFilmIndonesia #SatuHariSatuKebaikan

Peluncuran telah dilaksanakan kemarin, tanggal 14 Juni secara virtual dalam acara silaturahmi virtual pekerja seni, budaya dan film. Malam Nominasi dan Malam Anugerah sedang dalam proses persiapan dengan memperhatikan perkembangan keadaan menghadapi pandemi.

Pogram-program tambahan yang bertujuan memperluas literasi film, hiburan dan edukasi seperti Pemutaran Film, Konser Musik Film (OST) dan Akademi FFI juga dalam persiapan untuk dilaksanakan dalam format online maupun offline, dengan protokol kesehatan yang ketat sambil melihat situasi nanti kedepannya seperti apa. Supaya semuanya terasa aman dan nyaman.

Kegiatan seleksi dan penjurian sebagai salah satu elemen terpenting dalam festival sudah mulai berbenah dan menyesuaikan diri.

Nia Dinata – Komite Seleksi dan Penjurian



Tahun ini, Nia Dinata selaku Komite Penjurian dan Seleksi mengatakan, “FFI harus berjalan dan bekerja sesuai apa yang kita punya. Biasanya satu bulan ada 8-15 film Indonesia baru yang bisa menjadi eligible untuk ditonton kurator FFI. Tetapi sampai sekarang, dari 1 Oktober 2019 sampai pandemi mulai dan bioskop tutup di pertengahan Maret baru ada 53 film. Maka tahun ini kami sebagai komite memutuskan untuk memperbolehkan film panjang Indonesia yang tayang di OTT atau platform streaming juga berhak ditonton oleh kurator dan dinilai. Selain itu, kita masih punya waktu sampai 30 September. Jadi semua film yang memenuhi syarat tetap akan dipertimbangkan.”

Lasja Susatyo – Komite Program



Tahap penjurian dan seleksi masih mengikuti format di tahun sebelumnya.

Untuk tahap seleksi yang merupakan tahap awal dari perjalanan panjang menuju penominasian dan penganugerahan akan tetap dikuratori oleh insan dari berbagai profesi yaitu akademisi, jurnalis, dan aktor.

Masih ada nama Nungki Kusumastuti, Prima Rusdi, Hera Diani, Makbul Mubarak, Tam Notosusanto, Rangga Wisesa, Lulu Ratna, Yustinus Kristanto, Fransiska Prihadi, Alia Damaihati, Amelia Hapsari, Dimas Erdhinta Pratama Putra, Wahyu Aditya, Chistian Aditya, dan Romy Oktaviansyah yang melanjutkan tugas sebagai kurator seperti tahun sebelumnya.

Memperkuat nama-nama kurator tersebut, kini bergabung jurnalis senior Leila S. Chudori. Mereka akan menonton ke-53 film yang sudah memenuhi syarat diputar di bioskop.

Untuk dasar penilaian utama di tahap seleksi masih berpegang teguh pada kualitas teknis dan estetika. Berikutnya adalah profesionalisme kerja yang tercermin dari filmnya sendiri. Lalu orisinalitas cerita.

Nia melengkapi,

“Kami juga masih mengusung keberagaman, film-film yang akan terseleksi ada perspektif keberagaman, Bhinneka Tunggal Ika. Apa yang terjadi secara sosial di Amerika pasti mempengaruhi seperti Black Lives Matter, artinya kita sebagai manusia harus menghormati manusia tidak dari warna kulit, latar belakang, agama dan etnisitasnya.


Keberagaman yang kita pertajam maksudnya adalah seperti itu. Film-film yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan yang setara akan kami pilih.”

Setelah puluhan film diseleksi dan dikerucutkan menjadi daftar pendek, film-film terpilih ini kemudian akan ditonton oleh asosiasi profesi untuk kemudian dirumuskan menjadi daftar nominasi. Setelahnya kemudian pemilihan pemenang akan dilakukan dengan mengikuti mekanisme tahun lalu melalui sistem voting oleh Member FFI yang mengkonfirmasikan diri untuk ikut voting tahun 2020 ini.

Adapun tiga orang publik figur sebagai duta FFI 2020 adalah sebagai berikut Reza Rahadian, Laura Basuki dan Chicco Jerikho

Bagaimana? apakah kamu menyukai dengan tulisan artikel Satrio ?
Jika kamu menyukainya, silakan tulis pendapatmu di kolom komentar ya gengs 😊

atau untuk menulis komentar
Sukai Medialova

Apa Reaksimu?

{{ postReactions[reaction] }}
{{ reaction }}
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dan sopan. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.
Silahkan tulis komentar Anda sesuai dengan topik halaman berita ini. Komentar yang berisi SPAM! tidak akan ditampilkan sebelum disetujui oleh team kami. (berkomentarlah dengan baik dan sopan)
Jika Anda merasa bahwa Artikel ini bermanfaat, Anda bisa membagikannya ke teman, sahabat, pacar, keluarga ke Facebook, Twitter, WhatsApp, Pinterest & LinkedIn.
Ini adalah artikel dari komunitas Medialova dan telah disunting sesuai standar penulisan kami. Andapun bisa membuatnya disini.
Penayang artikel dari pengguna Medialova yang diposting di halaman M-story yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.
Seluruh isi konten adalah sepenuhnya hak milik Medialova, jika mengambil isi konten dari Medialova, harap mencantumkan sumber konten link website Medialova. Seluruh isi konten Medialova, mengandung hak cipta yang diterbitkan oleh para penulis (kontributor) medialova.com.

DISCLAIMER

m e d i a l o va
medialovestory
logo medialova
MODERATOR: Vioza, Agez, Feronica
TEAM EDITOR: Bian, Ayoe, Roys
MediaLova
Rilis 25/07/2020 - v.1.0.8
Iklan
Netflix
Kerjasama

medialova.com[at]gmail.com
Netflix
Author
Satrio Penulis Terverifikasi Konten Redaksi Medialova
Iklan
Berita
Park Seo Joon Besarkan Otot Demi Totalistas Perankan Film Terbarunya Berjudul “Dream”
Park Seo Joon Besarkan Otot Demi Totalistas Perankan Film Terbarunya Berjudul (Dream).
Berita
Nggak Cuma Korea Selatan Aja, Film Peninsula Bakal Tayang di 185 Negara
Nggak Cuma Korea Selatan Aja, Film Peninsula Bakal Tayang di 185 Negara
Berita
Drakor Flower Crew: Joseon Marriage Agency, Dibintangi oleh Kim Min Jae dan Gong Seung Yun
Drakor Flower Crew: Joseon Marriage Agency, Dibintangi oleh Kim Min Jae dan Gong Seung Yun
Berita
Orion Hadirkan Sebuah Klip Promo Terbaru Untuk Bill & Ted Face The Music
Orion Hadirkan Sebuah Klip Promo Terbaru Untuk Bill & Ted Face The Music.
atau untuk menulis komentar

ATURAN KOMENTAR

MOHON UNTUK SELALU MENGGUNAKAN ALAMAT EMAIL YANG VALID ( AKTIF ) AGAR KAMI DAPAT MEMBALAS KOMENTAR SOBAT.

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dan sopan. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

rb1
rb1
Room

rb2
rb2
Premium

SPONSOR
BERITA ACAK
Brenton Thwaites Bintangi Film Horor PD II, Ghosts Of War
Brenton Thwaites...
Alasan Mengapa Akun Kamu Di Blokir!
Berikut beberapa alasan akun kamu diblokir?...
Bioskop Kembali Open! Lukman Sardi Angkat Bicara
Bioskop kembali dibuka! Lukman Sardi Angkat Suara....
Viral, Jalur Gowes Gadis Desa di Malang Ternyata Ulah Oknum yang Ngamen
Ada-ada saja kelakuan oknum ini...
PENULIS
Admin
memiliki 9 artikel
Bian
memiliki 39 artikel
Arum
memiliki 21 artikel
Erwin
memiliki 17 artikel
Zefta
memiliki 16 artikel
Pluto
memiliki 20 artikel
Bangbang
memiliki 12 artikel
Wulan
memiliki 10 artikel
Irta
memiliki 16 artikel
Nadia
memiliki 10 artikel
Kirana
memiliki 6 artikel
Bimo
memiliki 14 artikel
Lutfie
memiliki 13 artikel
Burhan
memiliki 14 artikel
MasGun
memiliki 10 artikel
Fendy
memiliki 20 artikel
Satrio
memiliki 14 artikel
Sukma
memiliki 7 artikel
Sela
memiliki 9 artikel
Medialova
memiliki 13 artikel
Farida
memiliki 13 artikel
MediaNews
memiliki 15 artikel
Annisa
memiliki 9 artikel
Indah
memiliki 12 artikel
Intermezzo
memiliki 11 artikel
AndreSugara
memiliki 3 artikel
Feronica
memiliki 6 artikel
Ayoe
memiliki 6 artikel
Iqbal
memiliki 10 artikel
Malihah
memiliki 5 artikel
Drakor
memiliki 182 artikel
Fuad
memiliki 6 artikel
Alizen
memiliki 22 artikel
Syamsul
memiliki 9 artikel
Fauzi
memiliki 10 artikel
Oman
memiliki 8 artikel
Bayu
memiliki 7 artikel
Fauzan
memiliki 20 artikel
IqbalFauzi
memiliki 18 artikel
Tiara
memiliki 16 artikel
Fitria
memiliki 11 artikel
Staff
memiliki 8 artikel
Gabrielle
memiliki 8 artikel
Roby
memiliki 4 artikel
BeritaPolri
memiliki 9 artikel
Panestika
memiliki 3 artikel
Anggi
memiliki 7 artikel
Maulida
memiliki 121 artikel
Saktiprayoga
memiliki 209 artikel
Janeta
memiliki 8 artikel
Fanisari07
memiliki 32 artikel
Nabila
memiliki 21 artikel
Yudi1998
memiliki 51 artikel
HengkiSEO
memiliki 19 artikel
Destria
memiliki 4 artikel
wi
Widaulfatum
memiliki 3 artikel
Anisaa
memiliki 44 artikel
rb2 rb3