Aug 24, 2020 - 21:06
pb1
post image

Cerpen : Demi Sekolah Online Kania


Medialova, Bogor- Hari senin pagi, Kania akan bagun shubuh seperti biasa. Biarpun ia tak pergi kesekolah karna tengah pandemic, tapi pembelajaran tetap dilakukan secara online. Iya, harusnya seperti itu. Namun Kania berasal dari keluarga kurang mampu. Jangkankan untuk membeli ponsel, untuk makan sehari-haripun terkadang sangat sulit.

Ibu Kania menjual kue dan Ayahnya bekerja sebagai kuli angkut dipasar. Tapi Kania selalu bersyukur atas takdirnya, walau kadang rasa iri datang saat melihat teman-temannya yang hidup serba berkecukupan.

Kania duduk disamping Ibu yang sedang membuat kue, ia ingin bertanya apa boleh ia meminta ponsel yang bisa ia gunakan untuk belajar online

"Ibu, apakah hariini Ayah akan pulang membawa banyak uang? Kalau iya Kania pingin minta ponsel ke Ayah boleh tidak ya bu? Kania ingin belajar lagi bu seperti teman-teman"

matanya terlihat berbinar ketika mengatakan hal tersebut. Gadis usia 10 tahun itu belum tau berapa harga ponsel dan berapa pendapatan Ayahnya dipasar.

Ibu Kania hanya bisa tersenyum menenangkan sambil berkata bahwa harus menunggu sang Ayah dulu agar mendapat jawabannya.


Kania menunggu Ayahnya pulang sambil berdiam di ruang tamu. Malam semakin larut, tapi penantiannya tak sia-sia. Ayahnya pulang dan langsung memberikan kecupan di keningnya seperti biasa.

"Ayah Ayah! Hari ini pekerjaan Ayah menghasilkan banyak uang tidak? Kalau iya, Kania sangat ingin meminta sesuatu yah, Kania ingin ponsel supaya Kania bisa sekolah lagi. Aku janji yah tidak akan meminta hal apapun lagi" Sambil memberikan senyum terbaiknya ia membujuk Ayah agar permintaanya bisa dikabulkan.

"Kania dengerin Ayah ya sayang, hari ini Ayah tidak membawa banyak uang, Ayah minta maaf ya. Tapi besok Ayah akan kerja lebih keras lagi untuk kamu ya nak" Rasanya malu karna ia belum bisa mengabulkan permintaan putrinya, padahal Kania sangat sering mengalah karna mengerti kondisi orang tuanya.

Kania sendiri memang anak yang berprestasi, wajar ia meminta hal itu karna ia tak ingin terlewat pelajaran agar bisa meraih cita-citanya dimasa depan.

Kania terdiam beberapa saat, lalu kemudian tersenyum membalas ucapan ayahnya.

" Gapapa ko yah, Kania juga sedang menabung. Mungkin Kania hanya harus sabar sebentar lagi"

Biarpun Kania bilang tidak apa-apa, Ayah sudah memutuskan tekad akan bekerja lebih keras untuk putrinya, agar bisa mewujudkan apa yang Kania inginkan.


Keesokan harinya, Ayah pergi kepasar lebih pagi dari biasanya. Dengan bekal semangat dari anak dan istrinya ia pun mulai bekerja sekuat tenaga. 

Makin sore, makin terkuras pula tenaganya. Sedangkan masih 10 karung lagi yang harus ia pindahkan ke toko.

Sedangkan dipinggir jalan seorang remaja tengah duduk sambil memperhatikan ponselnya, entah dari mana tiba-tiba terlintas hal buruk dalam fikirannya. Ayah Kania mendekati remaja itu dan tanpa banyak waktu ia lagsung menarik ponsel itu dan lagsung lari dengan sisa tenaganya. Remaja itu masih syok, namun ia segera sadar dan berteriak maling meminta pertolongan pada orang-orang.

Ayah Kania terus berlari didalam pasar yang tak banyak pengunjung dan becek karna sisa hujan sebelumnya. Masa masih terus mengejarnya sampai tiba ia di sebuah jalan raya.

Disisi lain Kania dan Ibunya tengah duduk bersama celengan ayam yang sudah dongkar, Kania kegirangan karna tabungan yang ia dapat mendapat sangat banyak uang, dengan begitu ia bisa mewujudkan apa yang ia inginkan.

Ayah masih terus berlari, namun massa semakin dekat mengejar. Karna tak ingin tertangkap ia pun menyebrang tanpa melihat dulu sebelumnya.

Demi Kania ia akan terus berusaha! Batin nya berucap dengan sungguh-sungguh.

Sebuah mobil mewah tanpa sempat mengerem keburu menghantam tubuh ayah, terbentur pada sisi trotorar yang membuatnya tak bisa bangun lagi. Ponsel tersebut masih dalam genggamanya walaupun sudah remuk.

Orang-orang mulai mengerubungi, badannya amat sakit, tulangnya terasa patah, namun mengingat Kania dan Ibunya justru hatinya yang menjadi amat hancur.

Setetes air jatuh dari sudut matanya, nafasnya mulai tersengg, dan pandangannya pun mengabur.

"Kania maafkan Ayah.. Maafkan Ayah yang selalu mengecewakan kamu. Maaf kan Ayah yang belum bisa membawa ponsel untuk Kania. Belajar yang rajin ya nak, agar kelak tak ada lagi orang yang seperti Ayah dimasa depan" 

Sedangkan dirumahnya, Kania dan Ibunya masih saling tertawa berbagi cerita. Tanpa tahu bahwa saat itu status sang anak sudah berubah menjadi seorang anak yatim.

Bagaimana? apakah kamu menyukai dengan tulisan artikel Hilva Ifani Sari?
Jika kamu menyukainya, silakan tulis pendapatmu di kolom komentar ya gengs 😊

atau untuk menulis komentar
Sukai Medialova

Apa Reaksimu?

{{ postReactions[reaction] }}
{{ reaction }}
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dan sopan. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.
Silahkan tulis komentar Anda sesuai dengan topik halaman berita ini. Komentar yang berisi SPAM! tidak akan ditampilkan sebelum disetujui oleh team kami. (berkomentarlah dengan baik dan sopan)
Jika Anda merasa bahwa Artikel ini bermanfaat, Anda bisa membagikannya ke teman, sahabat, pacar, keluarga ke Facebook, Twitter, WhatsApp, Pinterest & LinkedIn.
Ini adalah artikel dari komunitas Medialova dan telah disunting sesuai standar penulisan kami. Andapun bisa membuatnya disini.
Penayang artikel dari pengguna Medialova yang diposting di halaman M-story yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.
Seluruh isi konten adalah sepenuhnya hak milik Medialova, jika mengambil isi konten dari Medialova, harap mencantumkan sumber konten link website Medialova. Seluruh isi konten Medialova, mengandung hak cipta yang diterbitkan oleh para penulis (kontributor) medialova.com.

DISCLAIMER

m e d i a l o va
medialovestory
logo medialova
MODERATOR: Vioza, Agez, Feronica
TEAM EDITOR: Bian, Ayoe, Roys
MediaLova
Rilis 25/07/2020 - v.1.0.8
Iklan
Netflix
Kerjasama

medialova.com[at]gmail.com
Netflix
Author
Hilva Ifani Sari Penulis Terverifikasi Konten Redaksi Medialova
Iklan
Berita
Manfaat Luar Biasa Buah Mentimun Bagi Kesehatan dan Perawatan Wajah
Mengetahui manfaat apa saja yang diberikan oleh buah mentimun, baik itu untuk kesehatan dan juga perawatan wajah. Pasti sudah tidak asing lagi dengan buah yang satu ini yaitu buah mentimun
Berita
Jangan Mau Kalah dari Cowok, Ini Dia 5 Alasan Kenapa Cewek Harus Bisa Berbisnis
Jangan Mau Kalah dari Cowok, Ini Dia 5 Alasan Kenapa Cewek Harus Bisa Berbisnis.
Berita
Penyakit Batu Ginjal, Penyebab, Gejala dan Cara Mengobatinya
Mengetahui hal-hal yang bisa menyebabkan adanya batu ginjal, Gejala, pencegahan dan cara mengatasi atau mengobatinya
Berita
Tipe-Tipe Pemain Downhill, Kamu Termasuk Tipe yang Mana Nih?
Kamu termasuk ke tipe yang mana nih?
atau untuk menulis komentar

ATURAN KOMENTAR

MOHON UNTUK SELALU MENGGUNAKAN ALAMAT EMAIL YANG VALID ( AKTIF ) AGAR KAMI DAPAT MEMBALAS KOMENTAR SOBAT.

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dan sopan. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

rb1
rb1
Room

rb2
rb2
Premium

SPONSOR
BERITA ACAK
Bisnis Online Tanpa Modal, Dijamin Untung!
Pengin Bisnis Online Tanpa Modal? Coba Aja 12 Ide Ini, Dijamin Untung....
5 Makhluk Hidup yang Bisa Selamat dari Bencana Besar Dunia
Walaupun bencana besar melanda dunia, ternyata ada makhluk hidup yang mampu bert...
Cara Mengembangkan Bisnis Dengan Sistem Afiliasi
Untuk memiliki sebuah bisnis yang berkembang dan maju pesat selalu dibutuhkan ca...
Nonolive Aplikasi Live Streaming Tempatnya Para Host Cantik
Nonolive Aplikasi Live Streaming Tempatnya Para Host Cantik...
PENULIS
Admin
memiliki 9 artikel
Bian
memiliki 39 artikel
Arum
memiliki 21 artikel
Erwin
memiliki 17 artikel
Zefta
memiliki 16 artikel
Pluto
memiliki 20 artikel
Bangbang
memiliki 12 artikel
Wulan
memiliki 10 artikel
Irta
memiliki 16 artikel
Nadia
memiliki 10 artikel
Kirana
memiliki 6 artikel
Bimo
memiliki 14 artikel
Lutfie
memiliki 13 artikel
Burhan
memiliki 14 artikel
MasGun
memiliki 10 artikel
Fendy
memiliki 20 artikel
Satrio
memiliki 14 artikel
Sukma
memiliki 7 artikel
Sela
memiliki 9 artikel
Medialova
memiliki 13 artikel
Farida
memiliki 13 artikel
MediaNews
memiliki 15 artikel
Annisa
memiliki 9 artikel
Indah
memiliki 12 artikel
Intermezzo
memiliki 11 artikel
AndreSugara
memiliki 3 artikel
Feronica
memiliki 6 artikel
Ayoe
memiliki 6 artikel
Iqbal
memiliki 10 artikel
Malihah
memiliki 5 artikel
Drakor
memiliki 182 artikel
Fuad
memiliki 6 artikel
Alizen
memiliki 22 artikel
Syamsul
memiliki 9 artikel
Fauzi
memiliki 10 artikel
Oman
memiliki 8 artikel
Bayu
memiliki 7 artikel
Fauzan
memiliki 20 artikel
IqbalFauzi
memiliki 18 artikel
Tiara
memiliki 16 artikel
Fitria
memiliki 11 artikel
Staff
memiliki 8 artikel
Gabrielle
memiliki 8 artikel
Roby
memiliki 4 artikel
BeritaPolri
memiliki 9 artikel
Panestika
memiliki 3 artikel
Anggi
memiliki 7 artikel
Maulida
memiliki 121 artikel
Saktiprayoga
memiliki 209 artikel
Janeta
memiliki 8 artikel
Fanisari07
memiliki 32 artikel
Nabila
memiliki 21 artikel
Yudi1998
memiliki 51 artikel
HengkiSEO
memiliki 19 artikel
Destria
memiliki 4 artikel
wi
Widaulfatum
memiliki 3 artikel
Anisaa
memiliki 44 artikel
rb2 rb3